Showing posts with label Isi Hati. Show all posts
Showing posts with label Isi Hati. Show all posts

Curahan Hati dari Kami (Laki-Laki) untuk Kalian (Perempuan) yang Sedang Kami Cintai





Masalah perasaan memang lah saat membingungkan, tentang perbedaan pendapat antara naluri dan logika sering sekali terjadi.

Namun Ada beberapa hal yang sebenarnya kami (laki-laki) ingin sampaikan kepada kalian, yang namanya kini telah ada didalam dihati kami.
Dan terkadang kami pun ingin sesekali kalian (Perempuan) dapat mengerti apa yang tengah kami rasakan saat ini

1. Dari kami yang sebenarnya lebih dari sekedar mengagumi.

Terkadang kami pun bingung apa yang sebenarnya sedang kami rasakan ini, kami takut memiliki rasa yang lebih dari sekarang ini.
tapi kami pun tidak bisa berlama-lama berkelahi dengan perasaan kami, bahwa kenyataannya memang, kedekatan kita selama ini ternyata mulai membuat hati ini terpikat dengan perangai kalian. dan seiring berjalannya waktu, bukannya memudar justru rasa kagum ini menjadi lebih besar dan bermetamorfosis menjadi "Cinta"

Kami tak mau berlaku munafik, Tapi memiliki rasa sebesar ini terasa sangat membebani

2. Ketahuilah , disaat kami sedang usil menggangu kalian, sesungguhnya kami hanya ingin diperhatikan.

Sesungguhnya jiwa-jiwa nakal dan jail memang benar kami miliki, tapi seandainya kalian tahu, kami sering sekali mengeluarkan tingkah-tingkah konyol ami hanya agar dapat lebih dekat dengan kalian yg sedang kami cintai saat ini, kami rela bertingkah bodoh dan menjadi badut ejekan demi mendapatkan sebuah senyum lepas dari kalian.

terkadang kami pun rindu bila disaat-saat tertentu kalian sedang berada jauh dari kami, maka karena itu pula , kejailan kami ini sebagai isyarat bahwa kami memang merasa berat dengan beban rindu yang selama ini kami tanggung di punggung kami.

Kami rela melakukan hal apapun,  hanya demi mendapatkan senyum dari seseorang yang kami cintai

3. Terkadang kami pun memiliki rasa malu untuk berbicara jujur,

Dibalik tindak-tanduk kami yang aneh dan konyol, kami pun memiliki rasa malu yang sangat dominan bila dikaitkan dengan masalah hal perasaan.
terkadang dibandaing bebrbicara langsung dan jujur, kami lebih suka menyisipi perasaan yang tengah kami miliki ini didalam candaan dan guyonan yang kami lontarkan kepada kalian.

kami lebih suka bungkam dan menyimpan rasa, karena rasa yang sesungguhnya itu letaknya dihati dan butuh keyakinan yang cukup untuk mengatakan bahwa kami ini ternyata benar mencintai.
dan sebagian dari kami hanya menyisipkan kode-kode aneh yang berisikan tentang rasa cinta kami yang benar-benar besar dan tulus dari hati

4. Disaat dengan keberanian yang mumpuni , kami pun merasa takut untuk kalian jauhi.

Seperti marathon, jalan yang harus kami tempuh pun ternyata sangatlah panjang dan kami pun harus meyakini hati lebih cepat dari yang lain,
kami pun merasa khawatir dimana ada lelaki yang lain mampu melakukannya lebih cepat dari yang sedang kami rencanakan.
dan selain memikirkan itu pun kami juga memikirkan hal yang sebenarnya sungguh kami takuti, setelah kami mengatakan cinta apa benar kalian akan mau menerima, semisal tidak, apa kalian masih mau untuk dekat dengan kami lagi. karena pada dasarnya kami ini terlalu takut bila muncul jarak diantara kita, dan mana mungkin lagi rindu ini dapat tertahan .

Bila kami ini belum sempurna.  jangan lah kalian pergi, perbaiki saja kami

5. Dan bagaimana pun kondisi kami, percaya lah kami ini selalu siap siaga untuk melindungi

Setelah timbulnya perasaan ini, sungguh sulit bagi kami untuk berlaku seperti biasa lagi. dengan naluri yang kami miliki , ternyata mampu mengubah persepsi dan jalan pikiran kami.

kami ingin selalu ada disaat kalian butuhkan dan kami pun ingin selalu menjaga kalian dari bahaya yang mungkin saja akan datang. seculun apapun kami, selugu apapun. kami selalu ingin bertingkah bak superhero yg selalu ada disaat kalian butuhkan.

Ya begitu deh kami, kami pun juga tidak berhenti berharap kalian mampu mengerti apa yang sedang kami rasakan kali ini.

Ketahuilah perempuan, kami ini selalu ingin menjadi seseorang yg sungguh berarti dikehidupan kalian,

Pacarmu Mau Mencet Komedo dan Jerawatmu? Segera Nikahi Dia!



Ada yang menarik dari kegiatan sederhana bertajuk "memencet jerawat dan komedo" pasanganmu yang bisa membuatmu merasa cintamu itu sungguhan, bukan KW.

Kamu mungkin lupa kapan kencan pertama, kapan kamu jengkel karena kekasih lupa jemput di tempat les, atau saling bertemu keluarga masing-masing. Karena sebenarnya, kamu bakalan dibilang sayang dan hubunganmu benar-benar tanpa rahasia lagi ketika akhirnya kamu diizinkan untuk menyentuh kulit pasanganmu untuk memencet jerawat dan komedo sekaligus membersihkan sisa darah dan kotoran yang menempel di wajah.

Udah ngerasa keren, belum? Udah ngerasa makin sayang? Setelah kamu diperbolehkan menyentuh wajahnya yang seperti kilang minyak itu (ada sih orang yang gak suka wajahnya diutak-atik dan risih banget), kalian akan kembali melakukannya di mana saja dan kapan saja. Ketika kamu melihat jerawatnya muncul di dagu saat kalian ada di dapur untuk membuat makan malam atau bahkan di sebuah pesta, kamu dengan mudah dan santai melipir dari kerumunan untuk sekadar melakukan ritual pemencetan jerawat itu.

Gak akan ada yang bisa menghentikan kalian sekarang.

Memencet jerawat dan komedo pasanganmu bukan semata ritual mengeluarkan benda kuning (kadang mungkin bernanah –yikes!–) itu, namun juga memperlihatkan kasih sayang tanpa batas akhir.

Inilah refleksi yang indah dari hubungan kalian, bagaimana kalian menunjukkan pada dunia cinta yang begitu besar seharusnya dijalin.

1. Hal ini menunjukkan kamu bersedia melakukan apapun demi pasanganmu.

Melakukan pemencetan jerawat pasanganmu adalah deklarasi seberapa jauh kamu ingin membahagiakannya.

2. Hal ini menunjukkan kamu akan melakukan apa saja demi pasanganmu, meski hal itu bisa saja tentang hal yang gak menyenangkan atau gak diinginkan.

Gak ada yang gak akan kamu lakukan untuk menunjukkan betapa kamu perhatian dan meyakinkannya terpuaskan dan lepas dari segala masalah, entah masalah itu ada hubungannya dengan ketidakpuasan dalam pekerjaan, pertengkaran hebat dengan sahabat, atau ya mungkin sekadar pelarian.

Ketika hal itu bisa membuat pasanganmu tersenyum, tak ada yang bisa membatasimu. Benar kan?

3. Hal ini menunjukkan kalian tak peduli jika harus kotor-kotoran bareng.

Ketika kamu memiliki pasangan, biasanya mudah untuk tak peduli dan bisa bersikap wajar memahami kalau pasanganmu benar-benar manusia biasa.

Kenyataannya, sama mudahnya dengan mengabaikan bahwa kamu juga manusia. Tak peduli saat menyadari kalau kamu atau pasanganmu tak kebal dari buang angin alias kentut, napas di pagi hari yang bau naga, atau jerawat kecil merah menggemaskan.

Kita semua memiliki hal menyebalkan yang harus dikompromikan, jadi mendingan tunjukkan pada pasangan bagaimana kamu bisa memercayainya daripada menyembunyikan semua bagian dari dirimu, termasuk dan khususnya sisi manusia biasamu?

Memiliki izin untuk memecet jerawat pasanganmu adalah salah satu buktinya.

Eh, kenapa gak melangkah sedikit lebih jauh dan lupakan penggunaan obat jerawat untuk sehari saja? Berikan pasangamu hadiah dari sisi manusiamu dan taklukkan bersama!

Ini sebenarnya bagian dari tantangan dalam hubungan yang akan kalian hadapi di depannya nanti.

4. Hal ini menunjukkan kamu menghargai rahasia-rahasia kecil.

Hubungan yang hebat adalah yang diisi dengan banyak canda tawa. Dan tak ada rahasia di dalam canda untuk menjaga seganya tetap terlihat, apalagi jika rahasia itu melibatkan kesenangan dalam menghilangkan salah satu patung di Gunung Rushmore. (Iya itu sih gila. Eh tapi seru!)

Menertawakan hal-hal yang hanya dimengerti kalian berdua atau keadaan yang hanya diketahui kalian — seperti cairan putih yang muncrat ke kaca kamar mandi ketika kamu memencet jerawat yang nampak matang dan bikin geregetan — menjaga hubungan kalian menjadi unik.

Ini bukan saatnya peduli ketika orang lain akan menilai buruk kebiasaan anehmu, lagipula, di dunia yang penuh hal-hal terlalu banyak dibagi di media sosia, sebaiknya ritual pemencetan jerawat menjadi rahasia pribadi kalian saja.

5. Ini menunjukkan kamu menikmati saat merawat pasanganmu.

Ya, kita memang manusia. Tetapi pada akhirnya kita kembali pada hal yang menjadikan kita seperti binatang yang membutuhkan makan, tempat berlindung, juga memelihara dan merawat orang-orang yang kita sayang.

Memencet jerawat pasanganmu mengizinkanmu mengambil bagian yang alamiah, proses merawat seperti binatang.

Seperti ketika kamu berbelanja kaos untuk cowokmu atau mengatakan apa parfum terbaik untuk cewekmu, kamu secara otomatis memanjakannya dengan membersihkan kulitnya.

Itulah cara terbaik membantu pasaganmu terlihat lebih baik dan menjadi yang terbaik.

6. Hal ini menunjukkan ikatan kalian dalam cara unik.

Aktivitas seperti menonton film, membeli es krim atau memasak bersama untuk makan malah terlalu biasa (bahkan kuno) untukmu dan pasangan.

Tentu saja, kamu masih bisa melakukan aktivitas itu semua dan bahkan menikmatinya, tetapi hubunganmu jadinya membosankan. Carilah hal lain untuk mengikat dan mengeratkan kalian berdua menjadi unik dan berbeda. Nah, misalnya dengan memencet (sekaligus membersihkan) jerawat pasanganmu.

Siapa sih yang butuh makan mewah tiga kali di restoran bintang lima New York? Siapa yang butuh jalan-jalan lucu ke Turki dan Caicos?

Yang kamu butuhkan untuk memiliki waktu berkualitas adalah kedekatan emosional dalam kegiatan sederhana seperti bermain jemari sambil tertawa hingga kelelahan.

7. Hal ini menunjukkan kamu nyaman untuk membebaskan jiwamu.

Kita semua tahu apa yang terjadi ketika jerawat dan komedo dipencet: Tekanan dari jari kita mengakibatkan lubang kecil keluar ketika sel darah putih yang mati itu muncul dan menyembul ke permukaan kulit seperti lava dari gunung berapi.

Dengan kata lain, ketika jerawat dipencet, sesuatu dalam diri kita terbebaskan.

Mirip kan? Kamu gak bisa ngimpi punya hubungan cinta yang nyata tanpa mengungkapkan siapa dirimu kepada pasangan.

Kamu gak bakalan nyaman berada dekat seseorang yang gak tau gimana dalam dirimu yang sebenarnya. Kamu gak bisa dengan bebas curhat kepada orang yang hanya tahu kamu dari luarnya saja.

Hubungan yang berhasil adalah yang saling mengetahui segalanya, yang bisa membedakan pasangan ketika berhadapan dengan dunia luar (yang biasanya mungkin jaim) dan mereka yang sesungguhnya.

8. Ini menunjukkan kamu cukup rentan untuk membiarkan orang lain melukaimu.

Kadang, ketika mengeluarkan jerawat, kana meninggalkan bekas luka. Kadang, ketika seseorang masuk dalam hidupmu, ketika kamu mengizinkan mereka untuk mengetahuimu luar dalam, mereka bisa menyakitimu. Mereka bisa meninggalkanmu.

Mereka, juga, bisa meninggalkan luka. Tetapi cinta bukanlah cinta kecuali kamu membiarkan dirimu dirapuhkan oleh orang lain. Meski mungkin memikirkannya akan menakutkan, dan mungkin sesekali menghancurkanmu, kamu tahu bahwa semuanya pantas untuk merasakan kedekatan, sepenuhnya terbuka kepada orang lain — dan untuk memiliki kulit bersih dan berseri.

Siapa sih yang bisa menyangka semua ini bisa berasal dari pemencetan jerawat? Ehm, sebaiknya!


Orang yang Lama Menjomblo Layak Jadi Teman Hidup Kamu



“Ciyeee… Awas-awas, ada jones lewat. Jomblo ngenes udah lama!”

Hush! Jangan sembarangan membully orang jomblo, ya! Gitu-gitu, jomblo ngenes juga manusia. Sama-sama makan nasi kayak kamu, kecuali kalau dia diet nasi. Sama-sama pernah ngerasain jomblo juga, hayo ngaku!

Kamu tahu gak sih? Di balik kejombloannya yang ngenes dan sudah terlalu lama, ternyata ada kualitas-kualitas terbaik yang dipunyainya? Bahkan kualitas-kualitas itu belum tentu dipunyai oleh orang-orang yang selama ini mulus-mulus aja jalan percintaannya atau doyan gonta-ganti pasangan. Karenanya pula, dia sangat amat layak dijadikan pasangan seumur hidup yang menggenapi. Mau tahu gak?

1. Karena dia lama banget menjomblo, gak usah ragukan track recordnya. Dia gak pernah PHP kok!

Ya iya dong! Karena dia udah begitu lama jomblo, emang siapa sih yang mau dia mainin hatinya? Gak ada kan? Ini jadi bukti nyata kalau dia bukan player dan bisa dipercayai untuk menemanimu seumur hidup.

2. Sering dicemooh teman karena jomblonya belum kadaluarsa membuktikan dia punya kesabaran.

 “Dikatain jomblo? Biasa, aku rapopo kok!”

Mungkin kamu atau teman-teman si jones ini, gak pernah ada maksud untuk mengejek dan
nge-bully. Bisa jadi cuma bercanda atau menyentil sedikit si jones biar segera memikirkan perihal pasangan hidup. Tapi kalau si jones ini bukan orang yang penyabar, bisa jadi dia mencak-mencak dan mengamuk. Oleh karenanya, sabar adalah kekuatan utama si jomblo.
Kalau mau iseng, coba hitung sendiri berapa kali dia dicemooh. Mungkin kamu gak bakal ingat saking seringnya. Tapi dia sabar-sabar aja dan stay cool tuh.

3. Mungkin jomblonya karena dia belum bisa move on. Berarti kalau dijadiin pacar, dia setia dong!

Kebanyakan jomblo ngenes masih setia dengan status “single” karena emang dia belum berhasil move on dari bayang-bayang masa lalunya. Kalau gitu, sudah jelas dong si jones ini adalah tipikal orang yang setia. Orang yang udah jadi masa lalunya aja masih dipikirin, gimana kamu yang akan jadi masa depannya?
Kalau kamu memang sedang jatuh cinta sama jones yang punya sejarah seperti ini, dekati aja dia perlahan-lahan. Ketika kamu sudah berhasil masuk ke kehidupannya, dia gak bakal ke mana-mana selain ke hatimu.
Jomblo aja dia awet, gimana kalau udah pacaran?

4. Beberapa jones diberitakan telah bunuh diri karena patah hati. Kalau kamu berhasil menemukan yang tidak demikian, mungkin dia adalah jawaban atas segala kegundahan hatimu.

Beberapa orang yang memilih bunuh diri karena alasan putus cinta atau patah hati tersebut, kemungkinan sudah merasa pesimis duluan. Soalnya dia udah kadung cinta mati sama seseorang, terus takut gak bisa menemukan cinta lainnya lagi. Makanya mereka memilih bunuh diri supaya gak terus-terusan mengingat pencuri hatinya.
Tapi kalau kamu nemu jones yang setelah putus cinta, namun gak pernah terbesit sedikit pun untuk bunuh diri, bisa jadi dia adalah sosok pendamping hidup untukmu. Alih-alih pesimis dan bunuh diri, dia malah berusaha keras bangkit. Dia juga optimis menatap masa depan dengan terus memantaskan diri. Kalau kamu berhasil menemaninya hingga ia bisa-bisa benar-benar pantas, bukankah masa depanmu akan jadi menggembirakan?

5. Level kesetian si jones bahkan tak bisa diragukan lagi. Dia paham benar kalau hati bukanlah boneka. Nyatanya dia bukan tipe yang setelah putus, langsung dengan cepatnya menclok-menclok ke hati lain.

Kalau mau, si jones ini bisa-bisa aja bertingkah ala Don Juan. Habis putus, menggaet lagi cowok/cewek lain dengan begitu cepat. Baru beberapa waktu jalan, eh dia pindah lagi ke hatinya orang lain. Tapi gak semua jones kayak begitu, tuh.

Dia paham benar kalau hati manusia itu bukanlah boneka yang bisa dimainkan seenak dan sepuasnya.

Dari sini kita gak cuma melihat kadar setianya aja. Tapi bagaimana ia juga telah bertingkah laku sebagaimana layaknya manusia dewasa dan bijaksana. Cepat-cepat putus dan bergonta-ganti pasangan bukanlah perilaku dewasa dan bijaksana, malah terkesan kekanakan. Oleh karenanya, dengan pemikiran sematang-matangnya dia tak mau melakukannya.

6. Terlalu lama sendiri menjadikan si jomblo tahu bagaimana mengatur waktu dan kegiatannya. Gak ada ceritanya dia posesif sama pacar barunya nanti.

Selama hatinya hidup menyendiri, si jones sudah terlatih mengisi hari-harinya dengan macam-macam kegiatan. Semuanya itu dilakukan supaya ia tidak terus-terusan kepikiran masa lalu dan galau. Kalau kamu mau tahu, perjuangan mereka supaya bisa melupakan kenangan dengan mantan itu, gak mudah loh! Mereka harus bisa mengontrol diri, menahan emosi, dan memanajemen otak supaya terus sibuk.

Kalau dia nanti punya pacar baru yang kelak akan jadi jodohnya *amin*, dia gak akan posesif. Dia juga gak melulu minta diperhatikan setiap detik lewat telepon atau sms. Karena sudah tahu dan terbiasa bagaimana caranya menciptakan waktu berkualitas sendiri, dia tahu kapan dan di mana ia bisa bermanja-manja dengan kekasih barunya.

7. Bersama si jones, gak ada lagi marah-marah karena gak bisa menemani ke suatu tempat. Soalnya, si jones terlatih mandiri!

 “Sayang, maaf ya. Nanti aku gak bisa nemenin belanja.”
“Loh? Kenapa?”
“Aku ada meeting mendadak. Si bos pulang, sidak, terus bikin evaluasi.”
“Ahhh… Kamu kok gitu sih? Sukanya ingkar janji. Pacar macam apaan?”

Percakapan seperti itu gak akan lagi terjadi kalau kamu memacari si jones. Soalnya si jones sudah terbukti nyata hidup mandiri tanpa pasangan. Mau belanja, sendiri. Nonton film sendirian, gak masalah. Datang ke pesta pernikahan, tinggal cari teman satu geng buat berangkat bareng. Gak ada masalah deh kalau kamu tiba-tiba harus membatalkan janji karena acara mendadak.

“Sayang, maaf ya. Nanti aku gak bisa nemenin belanja.”
“Loh? Kenapa?”
“Aku ada meeting mendadak. Si bos pulang, sidak, terus bikin evaluasi.”
“Oh ya udah. Aku bisa ajak si Yane kok. Gak masalah. Dia juga selo ini. Semangat ya, yang!”

8. Kalau kamu berhasil jadi pacar (bahkan pasangan hidup) si jomblo, dia akan bersyukur banget. Kamu gak bakal disia-siain.

Karena dia telah lama menjomblo, bersiap-siaplah ketika kamu ada di hatinya! Soalnya kamu akan jadi karunia terbesar untuknya yang gak akan disia-siakan. Bahkan jangan heran kalau dia berniat serius denganmu hingga maut memisahkan. Di saat tertentu, apa yang kamu inginkan selalu dikabulkannya. Bisa jadi itu adalah bentuk keseriusannya untuk membangun masa depan denganmu.

9. Si jomblo ini bisa jadi calon orang sukses di masa depan. Selama masih menjabat status jomblo, dia selalu mengisi waktu dengan hal-hal dan ilmu bermanfaat.

Mungkin sekarang aja dia jomblo dan kelihatan gak ada apa-apanya. Tapi coba lihatlah dia lima hingga sepuluh tahun lagi. Ketika dia punya sifat optimis dan sabar seperti disebutkan pada poin-poin sebelumnya, yakinlah dia bisa jadi orang yang sangat sukses. Bukan tidak mungkin ia akan jadi the next Chairul Tanjung, Ardi Bakrie, dan nama-nama sukses lainnya.
Ditambah lagi selama status jomblo masih melekat di dadanya, ia giat mengisi waktunya dengan hal-hal bermanfaat. Seperti mengikuti organisasi, mengambil proyek, mengerjakan event, berkompetisi di lomba, hingga mengisi waktu luang dengan hal-hal remeh seperti membaca buku atau majalah. Bukankah skill dan ilmunya jadi semakin bertambah, dibandingkan hanya meratapi nasib, ingin bunuh diri, atau menyita perhatian dari lain jenis demi jadi pacarnya?

So, apakah kamu masih meragukan kualitas dari para jones alias jomblo ngenes? Masih mau terus-menerus membully mereka? Pikir ulang deh! Kalau mereka nanti sukses, punya pasangan yang sama suksesnya, dan bahagia, bisa-bisa kamu malu lho!
Pokoknya, semangat terus para jomblo! Jangan lupa memantaskan diri, ya!


MENGIKHLASKAN


Jika orang yang selama ini engkau cinta dan sayangi dengan tulus memutuskan untuk pergi meninggalkan dirimu begitu saja dengan maksud untuk memilih yang lain..

Maka TERIMALAH dengan hati LAPANG.

Karena suatu saat nanti Allah akan menghadirkan orang lain yang akan menggantikan cintanya melebihi apa yang telah dia berikan selama ini.

Berusahalah untuk MENGIKHLASKAN.

Karena mengharap cinta dari orang yang nyata-nyata sudah tak menyayangi kita adalah sebuah kesia-siaan dan sama saja dengan menyiksa serta menyakiti diri sendiri.


Serta BERSABARLAH.

Karena yang sempurna dari yang tersempurna akan di hadirkan untukmu yaitu orang yang bakal menghampirimu dan memang ditakdirkan untukmu.

BERHENTILAH membuang percuma air matamu.

Karenayang engkau tangisi sedang bersama orang lain yang ia pilih menjadi pendampingnya. Masih pantaskah air mata tumpah hanya untuk orang yang telah mengabaikan ketulusan cintamu?

Akan jauh lebih berguna jika air matamu engkau tumpahkan kepada-Nya agar Dia berkenan memberimu pengganti yang lebih baik darinya.

Tetap BERSEMANGAT.

Dalam menantikan hadirnya seseorang yang tak hanya baik di hadapanmu.
Akan tetapi yang juga baik di hadapan Allah.

Kebetulan Yang Berujung Pada Pertemuan



Untuk yang kesekian kalinya kebetulan kembali memperlihatkan mu untukku ..

entahlahh .. mungkin ini semua memang sudah di rencanakan atau mungkin juga ini hanya sebatas kebetulan yang terlalu ku besar-besarkan . .

Walaupun masih dari kejauhan .. tapi aku bisa merasakan bahwa itu adalah kamu.. Bukannya aku tak mengenali bukan juga aku tak mau menyapa ..
Biarlah ..  cukup senyum ku saja yang mencoba mengungkap tanpa perlu lagi aku berucap ..

Terkadang beberapa Kebetulan ada yang berujung pada pertemuan  , dan disaat itu kau begitu terasa dekat tapi tetap saja aku tak punya alasan untuk mendekat , kau memang terlihat tapi tak terjangkau , Terasa tapi tak tergenggam , Nyata tapi seperti Tiada ..

Dan disitulah Aku merasa Tak berhak menyapa  ..
                      
Mungkin lebih baik menikmati indahmu dari kejauahan hingga akhirnya kau hilang dari pandangan ..

Dan Mungkin di suatu saat yang entah kau akan menyadari bahwa akulah Lelaki yang diam-diam memperhatikan dibalik jendela transparant ..

Tapi itulah kemungkinan , mungkin terjadi mungkin juga tidak ..


Rasa & Rindu Yang mungkin Sepihak



Untuk Hamba Allah yang disana …
Sudah cukup lama saya mengenalmu ..
memperhatikanmu . . .
Hingga mengagumimu . . .

Sejak hari itu dimana kita dipertemukan rasa ini telah menjelma ..
Dan aku mulai mengeja bahasa hati mu itu namun semua kosa kata berubah menjadi Tanya (?????)

Entah engkau mengetahui atau bahkan merasakannya atau tidak , tapi kurasa tidak , karna sikapmu begitu acuh padaku , pemahaman ku mungkin sudah ada orang lain yang memikat hati mu , entah itu siapa aku tak tahu . tapi itu hanya pemahaman sepihak.

Waktupun terasa semakin berlalu, semua kebetulan yang mempertemukanmu dengan ku itu penuh proses tak terduga , sudah begitu banyak Do’a yang telah Allah kabulkan tentang mu . .

Saya disini memikirkan mu namun apakah begitu juga sebaliknya ?

Entahlah ..

Aku rindu senyuman itu walau bukan untukku , mungkinkah disuatu saat yang entah kau akan datang padaku merubah semua harapan menjadi kenyataan ?? Atau kau akan tetap membiarkanku tersenyum pilu hingga rasa itu berdebu . . .

Ya Rabb kau yang Maha Bijaksana ..

Yang Maha Mengetahui apa yang tak saya ketahui , kau yang telah meberikan perasaan ini padaku entah apa maksudmu aku tak tau , apa perasaan ini benar ? atau hanya obsesi semata , aku tak bisa memahaminya ..

Ya Rabb… Tuntunlah Hati hamba agar hanya mau menerima CINTA seorang Insan yang benar-benar Pilihan-MU bukan Semata-mata Pilihan Nafsuku. Ya Rabb,Bila dia memang baik untuk ku,agama ku,masa depan dunia dan akhirat ku,bisa membimbing dan membawa ku lebih dekat pada-Mu, Maka dekatkanlah diri ini dengannya & satukanlah kami dalam pernikahan yang sakinah, mawaddah, warrahmah..

Tapi kalau bukan dia yang terbaik, Maka jangan biarkan kekaguman ku ini menjadi suka apalagi cinta, Jadikanlah kekaguman ku seperti orang lain kagum padanya Engkaulah yang Maha membolak-balikkan hati Maka aku titipkan rasa ini ,aku serahkan semuanya pada-Mu,karna semua ini adalah milik-Mu..


└(˘.˘└)Ya Allah ..
Kabulkanlah do’a hamba_Mu ini…
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin..

Muka Buku Sarana Ku Menyicil Rindu


Seperti biasa sebelum memejam masih kusempatkan diri untuk menoleh ke Muka Buku Dan mampir sejenak di beranda mu , Bukan hanya sekedar ingin tau kabarmu tetapi juga ingin menyicil rindu ..

Aku hanya mampu menganalisa keadaan mu lewat beberapa baris yang ada di muka buku itu ..
ya, setidaknya aku sedikit tau keadaanmu , padahal mudah saja menanyakan padamu tentang kabar yang ingin aku tau ..

Tapi .. Siapalah Aku ini ? Untuk apa pula mengirim pesan singkat yang justru kau balas dengan yang lebih singkat atau lebih tepatnya yang lebih sering kau hapus setelah beberapa detik kau lihat ..

Adakah Cara yang lebih mudah untuk hanya sekedar mengetahui kabar mu ? ku rasa muka buku adalah sarana paling jitu,
Kenapa? karna disitulah aku tau beberapa yang aku tak ketahui sebelumnya tentang mu , miris memang jika yang tak seharusnya aku tau justru ku temukan disitu ..

Andai setiap kata “Kamu” yang tertera disana itu tertuju padaku , betapa bahagianya aku  :) Tapi pada kenyataannya itu bukanlah aku..  Andai aku bisa, aku ingin menghapus huruf  ‘m’ dan menyusun kata “Aku” untuk menggantinya, tapi tak sesederhana dan semudah itu.. lagi pula , siapalah aku ini (?) aku hanya pihak yang mengingat  tanpa diingat .. yakan (?)

Sudahlah … *menghelanafas*
Setidaknya aku dapat melunaskan rasa keingintahuan yang terkadang mengganggu fikiran ku ini ..


Untukmu yang Jauh di Sana, Bersabarlah, Sementara Ini Kita Bertemu Dalam Doa Dulu



Diantara mereka yang mengejarmu, mungkin aku tak lebih hanyalah sebuah bayang semu.  Tak terlihat karena silau cahaya. Namun jika bayangan inilah yang mampu menembus hatimu, apa itu mungkin? 

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini… Ketika semua telah tertuang dalam skenarioNya. Dia sebaik-baik penulis skenario, takkan salah menuliskan alur cerita. Begitupun alur cerita kita. Tak mungkin kita dipertemukan jika tanpa maksud. Jadi, jangan mengeluh saat alur ini tiba tiba berbelok, menjauh dari harapan. Ada saatnya, jika memang Dia berkehendak, alur itupun akan pertemukan kita lagi, lewat ending yang indah.

Laut takkan indah jika tanpa ombak… Mustahil dalam hidup kita tak diterpa masalah. Begitupun hubungan kita. Meski  godaan, rintangan senantiasa menerpa, yakinlah, ini hanyalah kelokan kelokan kecil dari alur ceritaNya.

Saat ini mungkin kita masih terpisah lipatan jarak.. Jauh disana, kamu sedang berkutat dengan kesibukanmu menuntut ilmu, demi masa depan kita. Mungkin kadang kita tak sebahagia pasangan lain yang tiap saat bisa bertemu.  Namun bukankah setiap saat kita bisa tetap saling menyapa walaupun tak jua bersua?

"Distance means so little when someone means so much”

Jarak tidak ada artinya jika seseorang sangat berarti. Biarlah kita belajar dari jarak yang terbentang ini, bukankah lewat jarak kita bisa lebih menghargai arti sebuah kesetiaan? Lewat jarak kita bisa menghargai kata “rindu” yang tak cuma sekedar kata kata penghias puisi semata, tapi benar benar kita rasakan dan tumbuh subur dalam hati kita?

Bersabarlah, sementara ini kita bertemu dalam doa dulu..Setiap saat, aku selipkan namamu dalam doaku. Hingga saatnya tiba, kita dipertemukan olehNya lewat akhir cerita yang indah. Akhir cerita yang kan menjadi awal dari cerita “kita”, kita yang seutuhnya, bukan lagi aku dan kamu…



JODOH... Antara TAKDIR dan PILIHAN ...


Pernahkah kita bertanya jodoh itu sebenarnya takdir atau pilihan??
Jika jodoh itu takdir, kenapa Rasulullah menyuruh kita memilih? Kenapa para orang-orang alim selalu menasehatkan agar kita berhati-hati dalam memilih calon pendamping agar tidak salah pilih? Namun jika jodoh itu pilihan, kenapa kita tidak dapat bersatu

dengan orang yang kita pilih jika takdir tidak menggariskan??
Serumit itukah masalah jodoh jika terus di pertanyakan??

Dalam islam , jodoh diartikan sebagai seseorang yang namanya sudah tertulis di Lauh Mahfuz jauh sebelum kita di ciptakan yang akan di takdirkan menjadi pendamping hidup kita. Tapi ada juga yang bilang bahwa jodoh itu bisa berubah seiring perubahan yang terjadi pada akhlak kita. Seperti halnya rejeki yang sudah di tuliskan di Lauh Mahfuz sana, jodoh juga harus di usahakan dengan ikhtiar dan do'a ,di cari dengan jalan halal. Karena seperti halnya rejeki yang harus kita cari dengan pekerjaan halal agar rejeki yang kita dapat itu membawa keberkahan untuk hidup kita, begitu pula jodoh.. Jika ingin beruntung dan bahagia.

Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Perempuan itu dinikahi karena empat faktor yaitu agama, martabat, harta dan kecantikannya. Pilihlah perempuan yang baik agamanya. Jika tidak, niscaya engkau akan menjadi orang yang merugi” (HR Bukhari dan Muslim).

Begitupun kita sebagai wanita, ketika kita hendak memenerima tau memilih calon suami. Kita pun harus melihat agamanya ( ketaqwaannya) , agar dia bisa membimbing kita dan menjadi imam yang baik . Lalu bagaimana dengan mereka yang bercerai? Katanya itu berarti mereka sudah tidak berjodoh.

Dari sini aku mulai berfikir, otakku berputar mencari jawaban, agar aku tidak terjebak dalam kebingungan.

Kita tetap di wajibkan "MEMILIH" karena Rasulullah menyuruh kita memilih kalau kita mau bahagia dan beruntung. dengan kriteria utama yang baik agamanya tentunya. Masalah dia berjodoh atau tidak dengan kita biarkan takdir yang memainkan peranannya. Tugas kita hanya berdo'a memohon yang terbaik dan berusaha melakukan yang terbaik sesuai pesan Rasulullah.

Rasulullah telah memberi petunjuk dan nasihat memilih pasangan hidup kepada kita. Jika setelah tahu kita tetap memilih yang berlawanan karena mengedepankan nafsu dan ego saja. Itu berarti kita telah memilih sendiri jalan hidup kita yang berlawanan dengan apa yang sudah Rasulullah anjurkan. Jadi jangan salahkan takdir, jangan salahkan Allah jika kamu terjebak ke dalam jalan kerugian. Karena kamu sendiri yang memilih.

Bukankah Allah sudah memperingatkan.. Rasulullah pun sudah berpesan. Kita sendiri yang menentukan pilihan, walaupun hasil akhirnya tetap ada di tangan Tuhan, apakah mempersatukan dengan orang pilihan kita meskipun kita salah jalan , atau justru menggagalkan. Jika Allah menyatukan jangan berbangga dan merasa benar dulu, belum tentu Allah meridhai pilihan kita tadi bukan? Karena Allah hanya akan meridhai yang baik-baik saja. Tapi karena kasih-Nya, Dia mengabulkan apa yang kita usahakan, Dia mengizinkan semua itu terjadi, namun di balik kehendak-Nya tadi, tidak kah kita takut Allah berkata.. "Inikah maumu? Inikah yang membuatmu bahagia? Inikah yang kau pilih? maka Aku izinkan semua maumu ini terjadi.. Namun kau juga harus mempertanggung jawabkan semua ini di akhirat nanti"
Di dunia Allah masih menyayangi semua hamba-Nya. baik itu yang bertaqwa maupun yang durhaka... Semua mempunyai hak yang sama. Tapi di akhirat? Jangan harap... Allah hanya akan mencintai hamba-Nya yang bertaqwa di dunia bukan yang selalu mendurhakai-Nya.

Jangan selalu menyalahkan takdir ,apalagi menyalahkan Allah. Karena pada dasarnya kita punya bagian besar dalam menentukan jalan hidup kita. Bukankah kita sendiri yang memilih menjadi orang baik atau menjadi orang jahat? menjadi orang Jujur atau pendusta? menjadi oarng bertaqwa atau durhaka?
Jadi sekarang mau pilih mana?
Pilihan Rasulullah? atau Pilihan nafsu kita?
Beruntung atau merugi?
Ta'aruf atau pacaran?
Menyerah pada nasib atau berusaha memperbaiki nasib?
Menyerah pada cinta atau menyerahkan cinta pada-Nya?
Jangan selalu menjadi manusia yang pandai menyalahkan orang lain atas hal buruk yang terjadi dalam hidup kita , apalagi sampai menyalahkan Allah. Kita semua di anugerahi akal untuk berfikir, untuk menimbang apa saja kemashlahatan dan kemudharatan yang akan kita tanggung ketika kita hendak memilih atau melangakah.
So.. Awali dengan cara Islam, jalani dengan aturan Islam .. Semoga kita mendapat akhir yang tentram. So.. Jodoh Di Tangan ALLAH. Tapi pilihan ada ditangan kita. Kita sebagai hamba hanya bisa mengikuti petunjuk-petunjuk-Nya agar bisa mencapai puncak keberuntungan. Ikhtiar dan do'a janganlah lupa .. dan tetap menjadikan pesan Rasulullah sebagai kriteria utama memilih dan menerima calon pendamping kita. Karena kehidupan tidak akan berakhir hanya di dunia. Ada kehidupan setelah ini yang lebih abadi, dan apa yang kita kerjakan di dunia inilah iyang menjdi penentu kebahagiaan kita di akhirat kelak.


Belajar Dari Kisah Cinta Fatimah Az Zahra dan Ali Bin Abu Thalib



Untukmu yang setiap mendengar tentang pernikahan selalu terbayang-bayang dan muncul gejolak ingin menikah.

Menikah memang menjadi penyempurna sepertiga agama kita Islam, namun semudahkah itukah mengatakan ingin menikah? Sudah tau calonmu kelak akan seperti apa? Nah sebelum kita mengatakan siap untuk menikah mari kita belajar sedikit tentang cinta dari kisah Ali bin Abu thalib dan Fatimah Azzahra.

Sebuah kisah datang dari putri Rasulullah, Fatimah Az-Zahra, dan Ali Bin Abi Talib. Pintu hati Ali terketuk pertama kali saat Fatimah dengan sigap membasuh dan mengobati luka ayahnya, Muhammad SAW yang luka parah karena berperang. 

Dari situ, dia bertekad untuk melamar putri nabi. Lantas dengan tekun dia kumpulkan uang untuk membeli mahar dan mempersunting Fatimah. Malang, belum genap uang Ali untuk membeli Mahar, sahabat nabi abi Abu Bakar sudah terlanjur melamar Fatimah. 
Hancur hati Ali, namun dia sadar diri kalau saingan ini punya kualitas iman dan Islam yang jauh lebih tinggi dari dirinya. Walau dikenal sebagai pahlawan Islam yang gagah berani, Ali dikenal miskin. Hidupnya dihabiskan untuk berdakwah di jalan Allah.

Namun mendung seakan sirna saat Ali mendengar Fatimah menolak lamaran Abu Bakar. 
Tapi keceriaan Ali kembali sirna saat orang dekat nabi lainnya, Umar Bin Khatab meminang Fatimah. Lagi-lagi Ali hanya bisa pasrah karena dia tidak mungkin bersaing dengan Umar yang gagah perkasa. Tapi takdir kembali berpihak kepadanya. Umar mengalami nasib serupa dengan Abu Bakar. 

Tapi saat itu Ali belum berani mengambil sikap, dia sadar dia hanya pemuda miskin. Bahkan harta yang dia miliki hanya ada satu set baju besi di sana ditambah persediaan tepung kasar untuk makannya. Kepada Abu Bakar As-Siddiq, Ali mengatakan, "Wahai Abu Bakar, anda telah membuat hatiku goncang yang sebelumnya tenang. Anda telah mengingatkan sesuatu yang sudah kulupakan. Demi Allah, aku memang menghendaki Fatimah, tetapi yang menjadi penghalang satu-satunya bagiku ialah kerana aku tidak mempunyai apa-apa."

Abu Bakar terharu dan mengatakan, "Wahai Ali, janganlah engkau berkata seperti itu. Bagi Allah dan Rasul-Nya, dunia dan seisinya ini hanyalah ibarat debu-debu bertaburan belaka!" 
Mendengar jawaban Abu Bakar, kepercayaan diri Ali kembali muncul untuk melamar gadis pujaannya saat teman-temannya sudah mendorong agar Ali berani melamar Fatimah. 

Dengan ragu-ragu dia menghadap Rasulullah. Dari hadist riwayat Ummu Salamah diceritakan bagaimana proses lamaran tersebut. 

"Ketika itu kulihat wajah Rasulullah nampak berseri-seri. Sambil tersenyum baginda berkata kepada Ali bin Abi Talib, 'Wahai Ali, apakah engkau mempunyai suatu bekal mas kawin?"
"Demi Allah," jawab Ali bin Abi Talib dengan terus terang, "Engkau sendiri mengetahui bagaimana keadaanku, tak ada sesuatu tentang diriku yang tidak engkau ketahui. Aku tidak mempunyai apa-apa selain sebuah baju besi, sebilah pedang dan seekor unta."
"Tentang pedangmu itu," kata Rasulullah menanggapi jawaban Ali bin Abi Talib, "Engkau tetap memerlukannya untuk meneruskan perjuangan di jalan Allah. Dan untamu itu engkau juga perlu untuk keperluan mengambil air bagi keluargamu dan juga engkau memerlukannya dalam perjalanan jauh. Oleh karena itu, aku hendak menikahkan engkau hanya atas dasar mas kawin sebuah baju besi saja. Aku puas menerima barang itu dari tanganmu. Wahai Ali, engkau wajib bergembira, sebab Allah sebenarnya sudah lebih dahulu menikahkan engkau di langit sebelum aku menikahkan engkau di bumi". Demikianlah riwayat yang diceritakan Ummu Salamah r.a.

Setelah segala-galanya siap, dengan perasaan puas dan hati gembira, dan disaksikan oleh para sahabat, Rasulullah mengucapkan kata-kata ijab kabul pernikahan puterinya, 
"Bahwasanya Allah SWT memerintahkan aku supaya menikahkan engkau Fatimah atas mas kawin 400 dirham (nilai sebuah baju besi). Mudah-mudahan engkau dapat menerima hal itu."
Maka menikahlah Ali dengan Fatimah. Pernikahan mereka penuh dengan hikmah walau diarungi di tengah kemiskinan. Bahkan disebutkan Rasulullah sangat terharu melihat tangan Fatimah yang kasar karena harus menepung gandum untuk membantu suaminya.

Dari kisah di atas kita tau, bahwa perlu bertahun-tahun bagi ali untuk memantaskan diri menjadi pendamping hidup Fatimah Azzahra, bahkan ali mencoba mengikhlaskan bila pada kenyataannya kelak Fatimah memang bukan jodohnya.

Namun itulah takdir, kita tak akan tau dengan siapa kita menempuh hidup kelak. Kita tau bahwa jodohmu cerminan dari dirimu. Ikhwahfillah menikah tak semudah mengatakannya, oleh karena itu perlu waktu yang lama untuk kita mempersiapkannya.

So, untuk yang masih kebelet nikah tapi merasa dirinya belum pantas atau siap, masih banyak waktumu untuk mempersiapkan diri, jangan hanya memeikirkan kenikmatan setelah menikah, tapi perjuanganmu akan lebih berat ketika kamu menikah kelak. Jangan iri melihat temanmu yang dengan usia yang masih muda sudah memilih jalan untuk menikah, karena itulah takdir mereka.