Showing posts with label Jomblo. Show all posts
Showing posts with label Jomblo. Show all posts

Orang yang Lama Menjomblo Layak Jadi Teman Hidup Kamu



“Ciyeee… Awas-awas, ada jones lewat. Jomblo ngenes udah lama!”

Hush! Jangan sembarangan membully orang jomblo, ya! Gitu-gitu, jomblo ngenes juga manusia. Sama-sama makan nasi kayak kamu, kecuali kalau dia diet nasi. Sama-sama pernah ngerasain jomblo juga, hayo ngaku!

Kamu tahu gak sih? Di balik kejombloannya yang ngenes dan sudah terlalu lama, ternyata ada kualitas-kualitas terbaik yang dipunyainya? Bahkan kualitas-kualitas itu belum tentu dipunyai oleh orang-orang yang selama ini mulus-mulus aja jalan percintaannya atau doyan gonta-ganti pasangan. Karenanya pula, dia sangat amat layak dijadikan pasangan seumur hidup yang menggenapi. Mau tahu gak?

1. Karena dia lama banget menjomblo, gak usah ragukan track recordnya. Dia gak pernah PHP kok!

Ya iya dong! Karena dia udah begitu lama jomblo, emang siapa sih yang mau dia mainin hatinya? Gak ada kan? Ini jadi bukti nyata kalau dia bukan player dan bisa dipercayai untuk menemanimu seumur hidup.

2. Sering dicemooh teman karena jomblonya belum kadaluarsa membuktikan dia punya kesabaran.

 “Dikatain jomblo? Biasa, aku rapopo kok!”

Mungkin kamu atau teman-teman si jones ini, gak pernah ada maksud untuk mengejek dan
nge-bully. Bisa jadi cuma bercanda atau menyentil sedikit si jones biar segera memikirkan perihal pasangan hidup. Tapi kalau si jones ini bukan orang yang penyabar, bisa jadi dia mencak-mencak dan mengamuk. Oleh karenanya, sabar adalah kekuatan utama si jomblo.
Kalau mau iseng, coba hitung sendiri berapa kali dia dicemooh. Mungkin kamu gak bakal ingat saking seringnya. Tapi dia sabar-sabar aja dan stay cool tuh.

3. Mungkin jomblonya karena dia belum bisa move on. Berarti kalau dijadiin pacar, dia setia dong!

Kebanyakan jomblo ngenes masih setia dengan status “single” karena emang dia belum berhasil move on dari bayang-bayang masa lalunya. Kalau gitu, sudah jelas dong si jones ini adalah tipikal orang yang setia. Orang yang udah jadi masa lalunya aja masih dipikirin, gimana kamu yang akan jadi masa depannya?
Kalau kamu memang sedang jatuh cinta sama jones yang punya sejarah seperti ini, dekati aja dia perlahan-lahan. Ketika kamu sudah berhasil masuk ke kehidupannya, dia gak bakal ke mana-mana selain ke hatimu.
Jomblo aja dia awet, gimana kalau udah pacaran?

4. Beberapa jones diberitakan telah bunuh diri karena patah hati. Kalau kamu berhasil menemukan yang tidak demikian, mungkin dia adalah jawaban atas segala kegundahan hatimu.

Beberapa orang yang memilih bunuh diri karena alasan putus cinta atau patah hati tersebut, kemungkinan sudah merasa pesimis duluan. Soalnya dia udah kadung cinta mati sama seseorang, terus takut gak bisa menemukan cinta lainnya lagi. Makanya mereka memilih bunuh diri supaya gak terus-terusan mengingat pencuri hatinya.
Tapi kalau kamu nemu jones yang setelah putus cinta, namun gak pernah terbesit sedikit pun untuk bunuh diri, bisa jadi dia adalah sosok pendamping hidup untukmu. Alih-alih pesimis dan bunuh diri, dia malah berusaha keras bangkit. Dia juga optimis menatap masa depan dengan terus memantaskan diri. Kalau kamu berhasil menemaninya hingga ia bisa-bisa benar-benar pantas, bukankah masa depanmu akan jadi menggembirakan?

5. Level kesetian si jones bahkan tak bisa diragukan lagi. Dia paham benar kalau hati bukanlah boneka. Nyatanya dia bukan tipe yang setelah putus, langsung dengan cepatnya menclok-menclok ke hati lain.

Kalau mau, si jones ini bisa-bisa aja bertingkah ala Don Juan. Habis putus, menggaet lagi cowok/cewek lain dengan begitu cepat. Baru beberapa waktu jalan, eh dia pindah lagi ke hatinya orang lain. Tapi gak semua jones kayak begitu, tuh.

Dia paham benar kalau hati manusia itu bukanlah boneka yang bisa dimainkan seenak dan sepuasnya.

Dari sini kita gak cuma melihat kadar setianya aja. Tapi bagaimana ia juga telah bertingkah laku sebagaimana layaknya manusia dewasa dan bijaksana. Cepat-cepat putus dan bergonta-ganti pasangan bukanlah perilaku dewasa dan bijaksana, malah terkesan kekanakan. Oleh karenanya, dengan pemikiran sematang-matangnya dia tak mau melakukannya.

6. Terlalu lama sendiri menjadikan si jomblo tahu bagaimana mengatur waktu dan kegiatannya. Gak ada ceritanya dia posesif sama pacar barunya nanti.

Selama hatinya hidup menyendiri, si jones sudah terlatih mengisi hari-harinya dengan macam-macam kegiatan. Semuanya itu dilakukan supaya ia tidak terus-terusan kepikiran masa lalu dan galau. Kalau kamu mau tahu, perjuangan mereka supaya bisa melupakan kenangan dengan mantan itu, gak mudah loh! Mereka harus bisa mengontrol diri, menahan emosi, dan memanajemen otak supaya terus sibuk.

Kalau dia nanti punya pacar baru yang kelak akan jadi jodohnya *amin*, dia gak akan posesif. Dia juga gak melulu minta diperhatikan setiap detik lewat telepon atau sms. Karena sudah tahu dan terbiasa bagaimana caranya menciptakan waktu berkualitas sendiri, dia tahu kapan dan di mana ia bisa bermanja-manja dengan kekasih barunya.

7. Bersama si jones, gak ada lagi marah-marah karena gak bisa menemani ke suatu tempat. Soalnya, si jones terlatih mandiri!

 “Sayang, maaf ya. Nanti aku gak bisa nemenin belanja.”
“Loh? Kenapa?”
“Aku ada meeting mendadak. Si bos pulang, sidak, terus bikin evaluasi.”
“Ahhh… Kamu kok gitu sih? Sukanya ingkar janji. Pacar macam apaan?”

Percakapan seperti itu gak akan lagi terjadi kalau kamu memacari si jones. Soalnya si jones sudah terbukti nyata hidup mandiri tanpa pasangan. Mau belanja, sendiri. Nonton film sendirian, gak masalah. Datang ke pesta pernikahan, tinggal cari teman satu geng buat berangkat bareng. Gak ada masalah deh kalau kamu tiba-tiba harus membatalkan janji karena acara mendadak.

“Sayang, maaf ya. Nanti aku gak bisa nemenin belanja.”
“Loh? Kenapa?”
“Aku ada meeting mendadak. Si bos pulang, sidak, terus bikin evaluasi.”
“Oh ya udah. Aku bisa ajak si Yane kok. Gak masalah. Dia juga selo ini. Semangat ya, yang!”

8. Kalau kamu berhasil jadi pacar (bahkan pasangan hidup) si jomblo, dia akan bersyukur banget. Kamu gak bakal disia-siain.

Karena dia telah lama menjomblo, bersiap-siaplah ketika kamu ada di hatinya! Soalnya kamu akan jadi karunia terbesar untuknya yang gak akan disia-siakan. Bahkan jangan heran kalau dia berniat serius denganmu hingga maut memisahkan. Di saat tertentu, apa yang kamu inginkan selalu dikabulkannya. Bisa jadi itu adalah bentuk keseriusannya untuk membangun masa depan denganmu.

9. Si jomblo ini bisa jadi calon orang sukses di masa depan. Selama masih menjabat status jomblo, dia selalu mengisi waktu dengan hal-hal dan ilmu bermanfaat.

Mungkin sekarang aja dia jomblo dan kelihatan gak ada apa-apanya. Tapi coba lihatlah dia lima hingga sepuluh tahun lagi. Ketika dia punya sifat optimis dan sabar seperti disebutkan pada poin-poin sebelumnya, yakinlah dia bisa jadi orang yang sangat sukses. Bukan tidak mungkin ia akan jadi the next Chairul Tanjung, Ardi Bakrie, dan nama-nama sukses lainnya.
Ditambah lagi selama status jomblo masih melekat di dadanya, ia giat mengisi waktunya dengan hal-hal bermanfaat. Seperti mengikuti organisasi, mengambil proyek, mengerjakan event, berkompetisi di lomba, hingga mengisi waktu luang dengan hal-hal remeh seperti membaca buku atau majalah. Bukankah skill dan ilmunya jadi semakin bertambah, dibandingkan hanya meratapi nasib, ingin bunuh diri, atau menyita perhatian dari lain jenis demi jadi pacarnya?

So, apakah kamu masih meragukan kualitas dari para jones alias jomblo ngenes? Masih mau terus-menerus membully mereka? Pikir ulang deh! Kalau mereka nanti sukses, punya pasangan yang sama suksesnya, dan bahagia, bisa-bisa kamu malu lho!
Pokoknya, semangat terus para jomblo! Jangan lupa memantaskan diri, ya!


Rasa & Rindu Yang mungkin Sepihak



Untuk Hamba Allah yang disana …
Sudah cukup lama saya mengenalmu ..
memperhatikanmu . . .
Hingga mengagumimu . . .

Sejak hari itu dimana kita dipertemukan rasa ini telah menjelma ..
Dan aku mulai mengeja bahasa hati mu itu namun semua kosa kata berubah menjadi Tanya (?????)

Entah engkau mengetahui atau bahkan merasakannya atau tidak , tapi kurasa tidak , karna sikapmu begitu acuh padaku , pemahaman ku mungkin sudah ada orang lain yang memikat hati mu , entah itu siapa aku tak tahu . tapi itu hanya pemahaman sepihak.

Waktupun terasa semakin berlalu, semua kebetulan yang mempertemukanmu dengan ku itu penuh proses tak terduga , sudah begitu banyak Do’a yang telah Allah kabulkan tentang mu . .

Saya disini memikirkan mu namun apakah begitu juga sebaliknya ?

Entahlah ..

Aku rindu senyuman itu walau bukan untukku , mungkinkah disuatu saat yang entah kau akan datang padaku merubah semua harapan menjadi kenyataan ?? Atau kau akan tetap membiarkanku tersenyum pilu hingga rasa itu berdebu . . .

Ya Rabb kau yang Maha Bijaksana ..

Yang Maha Mengetahui apa yang tak saya ketahui , kau yang telah meberikan perasaan ini padaku entah apa maksudmu aku tak tau , apa perasaan ini benar ? atau hanya obsesi semata , aku tak bisa memahaminya ..

Ya Rabb… Tuntunlah Hati hamba agar hanya mau menerima CINTA seorang Insan yang benar-benar Pilihan-MU bukan Semata-mata Pilihan Nafsuku. Ya Rabb,Bila dia memang baik untuk ku,agama ku,masa depan dunia dan akhirat ku,bisa membimbing dan membawa ku lebih dekat pada-Mu, Maka dekatkanlah diri ini dengannya & satukanlah kami dalam pernikahan yang sakinah, mawaddah, warrahmah..

Tapi kalau bukan dia yang terbaik, Maka jangan biarkan kekaguman ku ini menjadi suka apalagi cinta, Jadikanlah kekaguman ku seperti orang lain kagum padanya Engkaulah yang Maha membolak-balikkan hati Maka aku titipkan rasa ini ,aku serahkan semuanya pada-Mu,karna semua ini adalah milik-Mu..


└(˘.˘└)Ya Allah ..
Kabulkanlah do’a hamba_Mu ini…
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin..

Muka Buku Sarana Ku Menyicil Rindu


Seperti biasa sebelum memejam masih kusempatkan diri untuk menoleh ke Muka Buku Dan mampir sejenak di beranda mu , Bukan hanya sekedar ingin tau kabarmu tetapi juga ingin menyicil rindu ..

Aku hanya mampu menganalisa keadaan mu lewat beberapa baris yang ada di muka buku itu ..
ya, setidaknya aku sedikit tau keadaanmu , padahal mudah saja menanyakan padamu tentang kabar yang ingin aku tau ..

Tapi .. Siapalah Aku ini ? Untuk apa pula mengirim pesan singkat yang justru kau balas dengan yang lebih singkat atau lebih tepatnya yang lebih sering kau hapus setelah beberapa detik kau lihat ..

Adakah Cara yang lebih mudah untuk hanya sekedar mengetahui kabar mu ? ku rasa muka buku adalah sarana paling jitu,
Kenapa? karna disitulah aku tau beberapa yang aku tak ketahui sebelumnya tentang mu , miris memang jika yang tak seharusnya aku tau justru ku temukan disitu ..

Andai setiap kata “Kamu” yang tertera disana itu tertuju padaku , betapa bahagianya aku  :) Tapi pada kenyataannya itu bukanlah aku..  Andai aku bisa, aku ingin menghapus huruf  ‘m’ dan menyusun kata “Aku” untuk menggantinya, tapi tak sesederhana dan semudah itu.. lagi pula , siapalah aku ini (?) aku hanya pihak yang mengingat  tanpa diingat .. yakan (?)

Sudahlah … *menghelanafas*
Setidaknya aku dapat melunaskan rasa keingintahuan yang terkadang mengganggu fikiran ku ini ..


Jodoh Nggak Akan Ke Mana-mana. Atur dan ‘Miliki’ Dia Sekadarnya Saja



Menjalin sebuah hubungan apalagi hubungan yang dewasa dan serius memang tak semudah yang dibayangkan. Banyak problematika yang pasti ditemui, termasuk sikap posesif dari salah satu pihak. Memang, posesif selama ini diyakini sebagai bukti atau tanda sayang kepada pasangan.

Namun, tak sedikit dari pasangan-pasangan ini justru menyalahgunakan sikap posesif yang seharusnya berdampak positif ini, menjadi posesif yang membelenggu dan sangat mengganggu. Mengekang dan menguntit berlebihan segala aktivitas pasangan, misalnya.

Sudahlah, jika kalian berjodoh, takdir itu takkan lari kemana.

Di sini, Hipwee akan membagikan beberapa kriteria posesif yang baik dan berdampak positif bagi hubungan kalian, yang selama ini telah diusahakan dengan susah payah.

Sadarkah kamu, tak ada pasangan yang mau dikekang dan diatur berlebihan. Biasa saja, namun pasti.

Jika kalian menyadari bahwa hubungan ini telah sampai pada taraf dewasa, seharusnya kalian juga tahu bahwa setiap pasangan memiliki peranan masing-masing termasuk privacy. Meskipun durasi pertemuan kalian sudah tak bisa dibilang sebentar, tak ada salahnya kalian juga memberikan kesempatan bagi pasangan untuk menikmati kehidupan yang seharusnya memang menjadi haknya.
Mengecek handhpone atau mengetahui password email itu sah-sah saja, jika kalian tahu batasan di mana ia juga punya ruang terlapang untuk dirinya sendiri.

Terus menerus mengekang hanya akan menimbulkan rasa bosan, lama-kelamaan hubungan kalianlah yang dipertaruhkan.

Dari banyaknya kriteria pasangan, kebanyakan dari mereka adalah sosok yang risih dengan berbagai aturan atau kekangan yang justru sangat mengganggu. Banyaknya larangan ini dan itu, tak jarang membuahkan amarah yang bisa juga berujung pada rasa dendam berlebihan pada pasangannya sendiri.
Bayangkan saja jika tabungan amarah itu terus berangsur-angsur tumbuh menjadi perasaan tak suka hingga mengakhiri hubunganlah yang menjadi solusinya.

Jika posesif berlebihan itu diharuskan, apakah kamu lupa kalau masing-masing tujuan hidup kalian berdua harus segera diwujudkan?

Ingat, menjadi sepasang kekasih buka berarti kalian memiliki hak penuh atas hidup pasangan. Justru cita-cita dan tujuan hidup yang berbeda itulah sumber kekuatan hubungan kalian untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius dan meyakinkan.
Takdir hidup kalian pun sudah berbeda, yakni menjadi pria dan wanita yang tentunya memiliki peranan masing-masing dalam menjalani hidup. Tak perlu risau berlebihan, buatlah komitmen secara ‘bulat’ mengenai peran tadi, hingga kalian menemukan apa itu artinya saling menghargai.

Merasa benar-benar memiliki itu memang membahagiakan, tapi apakah kamu tega melangkahi keluarga, sahabat dan lingkungannya demi keegoisan semata?

Kamu harusnya paham betul bahwa pasanganmu itu terlahir dari sebuah keluarga dan terbentuk dari lingkungannya yang lebih dulu ia temui, jauh sebelum bertemu denganmu.
Dia juga punya kewajiban untuk menyambangi orang-orang tersayang selain kamu, membahagiakan teman dan lingkungannya dengan caranya sendiri serta memberikan yang terbaik bagi mereka yang telah berjasa sepanjang usianya.
Di sini, keharusan menjadi pasangan yang bijak akan menjadi pekerjaan rumah terberatmu, demi perjalanan hubungan yang masih panjang dan yang diharap-harapkan selama ini.

Mulai sekarang, junjung tinggilah arti sebuah kepercayaan yang nantinya akan berujung manis pada kesetiaan.

Selain ketertarikan dan kecocokan satu sama lain, saling percaya adalah salah satu hal terpenting dalam menjalin sebuah hubungan. Tak perlu berlebihan untuk meminta pasanganmu terus percaya terhadapmu, cukup tunjukkan bahwa kamu pun mampu menanamkan sikap percaya padanya, pun saat semua orang berkata yang tidak-tidak tentang pasanganmu.
Jika dia baik dan memang berjodoh denganmu, dengan sendirinya dia juga akan menjadikan kepercayaan sebagai singgasana tertinggi dalam hubungan kalian. Kalau sudah begini, kalian tak perlu repot-repot lagi untuk mengokohkan pondasi kesetiaan. Come on, jangan jadi manusia buta harapan hanya karena tak mampu menanam kepercayaan.

Tenang, saat ini dia belum mati rasa. Dia masih bisa merasakan kehadiranmu tanpa harus kamu gembor-gemborkan sebuah kekangan.

Pasangan yang baik adalah ia yang senantiasa memperlakukan pasangannya layaknya manusia, bukan sebagai sosok lain. Kamu juga pastinya tahu kalau pasanganmu telah dikaruniai mata, telinga dan hati sebagai indera terbaik dalam merasakan kehadiranmu di sisinya. Tanpa kamu berkoar-koar keras pun, dia akan tahu bahwa kamu peduli dan sayang kepadanya dengan cara-cara yang kamu terapkan sebagai sesama manusia.

Kelak jika dia memang jodohmu, dia juga takkan lari kemana-mana. Terus perjuangkan dia dengan halus, sabar dan penuh perhatian.


Seperti yang kamu tahu, Tuhan itu tak pernah tidur bahkan Ia juga telah menyempatkan diri untuk menggariskan siapa jodohmu kelak. Kamu hanya perlu berusaha mendapatkan sosok yang tepat dan pas untuk mengisi relung hatimu. Kamu sama sekali tak perlu mati-matian mengekang seseorang yang justru akan menjauh dari pandangan jika terus-terusan kamu ‘dekap’ dengan aturan-aturan tak jelas. Aturlah dia sesuai porsimu, kekanglah dia tanpa mendustai takdir jodoh yang telah Tuhan gariskan.
Akan lebih baik, jika semua aturan serta kekangan berlebihan tadi digantikan dengan manisnya sebuah kepercayaan.